Naik gunung memang menyenangkan, tapi kondisi alam seperti sinar UV tinggi, udara dingin, angin kencang, dan udara kering bisa membuat kulit cepat rusak jika tidak dirawat dengan benar. Banyak pendaki mengalami kulit kering, pecah-pecah, kusam, bahkan sunburn setelah mendaki. Karena itu, penting untuk menyiapkan skincare yang tepat sebelum, saat, dan setelah perjalanan.
Skincare untuk naik gunung wajib difokuskan pada perlindungan (SPF tinggi) dan hidrasi intensif untuk melawan cuaca ekstrem dan sinar UV. Bawa produk dalam ukuran travel size. Basic skincare wajib: sunscreen (SPF 50+ PA++++), moisturizer, lip balm SPF, facial wash (gentle/micellar water), dan soothing gel.
Berikut rekomendasi skincare untuk naik gunung:
- Sunscreen (Wajib): Gunakan sunscreen minimal SPF 30, dan lebih baik SPF 50 untuk perlindungan maksimal. Dermatolog menyebutkan bahwa sinar UV di dataran tinggi bisa meningkat signifikan dan tetap berbahaya meskipun cuaca dingin atau mendung.
- Pelembap/Moisturizer: Udara gunung yang dingin dan kering membuat kulit kehilangan kelembapan lebih cepat. Karena itu, gunakan moisturizer dengan tekstur cream yang lebih tebal.
- Pembersih Wajah Gentle: Hindari sabun wajah yang terlalu keras karena dapat membuat kulit makin kering. Gunakan gentle cleanser atau hydrating cleanser agar kelembapan alami kulit tetap terjaga.
- Perlindungan Bibir: Bibir adalah area yang paling cepat kering saat mendaki. Gunakan lip balm dengan SPF agar bibir tidak pecah-pecah akibat angin dan matahari.
Tips Tambahan:
- Gunakan topi dan sunglasses untuk mengurangi paparan UV
- Minum air yang cukup agar kulit tidak dehidrasi
- Hindari mandi air terlalu panas setelah turun gunung
- Gunakan masker atau buff saat angin kencang
- Segera gunakan moisturizer setelah cuci muka
Naik gunung bukan hanya soal menjaga stamina, tapi juga menjaga kesehatan kulit. Paparan sinar UV, udara dingin, dan angin ekstrem bisa merusak skin barrier jika tidak diantisipasi dengan skincare yang tepat. Dengan penggunaan sunscreen, moisturizer, dan hidrasi yang cukup, kulit tetap sehat dan nyaman selama pendakian.
Sumber:

