Cuaca Panas di Bali, Ini Tips Memilih Sunscreen yang Praktis

Bali dikenal sebagai destinasi wisata dengan pantai yang indah, aktivitas outdoor yang beragam, dan sinar matahari yang bisa terasa menyengat. Mulai dari berkendara menggunakan motor, berjalan-jalan di kawasan wisata, bekerja di luar ruangan, hingga menikmati waktu di pantai, kulit bisa terpapar sinar ultraviolet (UV) selama beraktivitas.

Ditambah prakirawan Cuaca BBMKG Wilayah Denpasar, suhu udara yang tercatat di Denpasar dan Badung masih berada dalam rentang normal. Pada periode yang sama, suhu udara normal berkisar 24-33 derajat Celsius. Kondisi panas yang dirasakan masyarakat tidak hanya dipengaruhi oleh suhu udara, tetapi juga sejumlah faktor meteorologis yang terjadi saat ini. 

Salah satunya posisi matahari yang berada di belahan bumi selatan (BBS), sehingga intensitas radiasi matahari di wilayah tersebut meningkat. Selain itu, minimnya tutupan awan membuat sinar matahari dapat langsung mencapai permukaan daratan sejak pagi hingga sore hari. Akibatnya, permukaan bumi menerima paparan radiasi matahari secara lebih optimal.

Karena itu, penggunaan sunscreen menjadi salah satu langkah penting untuk membantu melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Namun, di tengah aktivitas yang padat, memilih sunscreen yang praktis, nyaman digunakan, dan mudah diaplikasikan ulang juga tidak kalah penting.

5 Tips Memilih Sunscreen yang Praktis untuk Aktivitas di Bali

1. Pilih Sunscreen dengan SPF 30 atau Lebih

SPF menunjukkan tingkat perlindungan sunscreen terhadap sinar UVB yang menyebabkan kulit terbakar. Untuk aktivitas sehari-hari, pilih sunscreen dengan SPF 30 atau lebih tinggi.

Selain SPF, perhatikan juga keterangan broad-spectrum agar sunscreen memberikan perlindungan terhadap sinar UVA dan UVB.

2. Sesuaikan Tekstur dengan Jenis Kulit

Agar nyaman digunakan dalam cuaca panas, pilih tekstur sunscreen sesuai kebutuhan kulit.

  • Kulit berminyak: sunscreen berbentuk gel atau bertekstur ringan bisa menjadi pilihan.
  • Kulit kering: sunscreen berbentuk krim dengan kandungan pelembap dapat terasa lebih nyaman.
  • Kulit kombinasi: pilih tekstur yang nyaman di area berminyak maupun kering.
  • Kulit sensitif: perhatikan komposisi produk dan pilih formula yang sesuai dengan toleransi kulit.

Tekstur yang nyaman dapat membantu kamu lebih konsisten menggunakan sunscreen setiap hari. Namun, tekstur yang ringan tidak otomatis berarti perlindungannya lebih tinggi atau lebih rendah.

3. Utamakan Kemasan yang Mudah Dibawa

Bagi kamu yang sering bepergian, sunscreen dengan kemasan praktis dapat memudahkan penggunaan ulang. Pilih kemasan yang mudah disimpan di tas kerja, tas kosmetik, atau tas liburan.

Sunscreen berbentuk lotion, gel, maupun stick dapat dipilih sesuai preferensi. Pastikan produk dapat diaplikasikan secara merata dan digunakan sesuai petunjuk pada kemasannya.

Perlu diingat, kemasan praktis bukan pengganti teknik pemakaian yang benar. Sunscreen tetap harus digunakan dalam jumlah yang cukup agar perlindungan sesuai dengan yang tertera pada label.

4. Pertimbangkan Sunscreen yang Tahan Air dan Keringat

Jika kamu sering berkendara, berjalan kaki, berolahraga, atau menghabiskan waktu di pantai, sunscreen berlabel water-resistant dapat menjadi pilihan yang relevan.

Perlindungan tahan air memiliki durasi tertentu sesuai label, umumnya 40 atau 80 menit. Sunscreen tetap perlu diaplikasikan ulang sesuai petunjuk, terutama setelah berenang, berkeringat, atau mengeringkan wajah dengan handuk.

Tidak ada sunscreen yang sepenuhnya tahan air atau tahan keringat tanpa batas waktu.

5. Pilih Sunscreen yang Nyaman untuk Rutinitas Harian

Sunscreen sebaiknya menjadi bagian dari rutinitas perawatan kulit, bukan hanya digunakan ketika berlibur ke pantai.

Jika kamu terbiasa menggunakan makeup, pilih sunscreen yang nyaman dipakai sebelum makeup. Apabila membutuhkan tampilan yang lebih merata, sunscreen berwarna atau tinted sunscreen juga bisa dipertimbangkan.

Sesuaikan pilihan dengan kebutuhan kulit dan aktivitasmu, bukan hanya berdasarkan tren atau kemasan produk.

Kesimpulan

Cuaca panas bukan alasan untuk melewatkan perlindungan kulit. Baik saat bekerja, berbelanja, berkendara, maupun menikmati liburan, sunscreen dapat membantu mengurangi dampak paparan sinar ultraviolet.

Pilih sunscreen dengan SPF minimal 30, perlindungan UVA dan UVB, serta formula yang nyaman sesuai jenis kulit dan aktivitas. Jangan lupa mengaplikasikan ulang secara teratur dan melengkapinya dengan perlindungan fisik.

Temukan sunscreen yang sesuai dengan kebutuhan kulitmu dan jadikan perlindungan dari sinar matahari sebagai bagian dari rutinitas harian. Karena merawat kulit bukan hanya tentang tampil cantik, tetapi juga tentang menjaga kesehatannya.

Yuk, lengkapi kebutuhan skincare-mu di WS Cosmetics Bali dan temukan produk sunscreen yang sesuai untuk menemani aktivitasmu!

Sumber:

  1. https://www.nusabali.com/berita/234015/suhu-bali-capai-34-derajat-cuaca-panas-dan-gerah-berlanjut-hingga-november
  2. https://www.aad.org/public/everyday-care/sun-protection/shade-clothing-sunscreen/practice-safe-sun
  3. https://www.pom.go.id/penjelasan-publik/penjelasan-bpom-ri-nomor-hm-01-1-2-08-23-33-tanggal-4-september-2023-tentang-informasi-kosmetik-tabir-surya-sunscreen-dengan-klaim-spf

Tren Makeup Face Gems, Bikin Wajah Makin Berkilau

Pernah melihat makeup dengan hiasan kecil berbentuk kristal, mutiara, atau rhinestone yang ditempel di area wajah? Tren ini dikenal sebagai face gems atau bisa disebut juga manik-manik wajah. Tren makeup ini dipopulerkan oleh penyanyi asal indonesia yakni naykilla. Tren face gems sendiri bukanlah hal yang benar-benar baru. Hiasan wajah sudah beberapa kali muncul dalam dunia fashion dan makeup, kemudian kembali populer melalui estetika Y2K, media sosial, festival, editorial makeup, hingga berbagai penampilan selebritas.

Bentuknya sangat beragam, mulai dari:

  • Rhinestone atau batu kristal kecil
  • Mutiara mini
  • Kristal warna-warni
  • Stiker berbentuk bintang
  • Ornamen berbentuk hati
  • Bentuk bulan dan bunga
  • Gem berbentuk titik atau bulat
  • Ornamen holografik dan metalik
face gems
face gems

Penggunaannya dapat disesuaikan dengan konsep makeup. Beberapa orang memilih satu atau dua ornamen kecil sebagai aksen, sementara yang lain membuat pola lebih kompleks untuk tampilan festival atau photoshoot.

Mengapa Manik-Manik Wajah Kembali Populer?

Salah satu alasan face gems kembali menarik perhatian adalah kebangkitan gaya Y2K, yaitu estetika yang terinspirasi dari tren fashion dan kecantikan akhir 1990-an hingga awal 2000-an.

Selain itu, perkembangan media sosial membuat makeup semakin menjadi sarana untuk berekspresi. Face gems dapat memberikan efek visual yang menarik ketika terkena cahaya sehingga cocok untuk foto, video, konser, pesta, maupun acara khusus.

Pada 2025–2026, penggunaan kristal dan ornamen wajah juga terlihat dalam berbagai tren makeup yang lebih playful dan maksimalis. Penempatan gem tidak harus berlebihan; beberapa detail kecil di sudut mata atau tulang pipi sudah cukup untuk menciptakan aksen yang menarik.

Cara Memakai Manik-Manik Wajah

  1. Bersihkan area kulit yang akan dihias.
  2. Pastikan kulit dalam keadaan kering dan tidak terlalu berminyak.
  3. Tentukan pola atau posisi manik-manik sebelum menempelkannya.
  4. Gunakan ornamen yang memang dibuat untuk penggunaan kosmetik atau kulit.
  5. Gunakan perekat yang sesuai untuk kulit dan ikuti petunjuk penggunaannya.
  6. Tempelkan gem secara perlahan menggunakan pinset agar lebih presisi.
  7. Hindari menempatkan ornamen terlalu dekat dengan bola mata atau permukaan mata.

Beberapa panduan makeup juga merekomendasikan penggunaan perekat yang memang ditujukan untuk kulit atau kosmetik ketika memasang rhinestone dan pearl makeup.

Apakah Manik-Manik Wajah Aman untuk Kulit?

Manik-manik wajah pada dasarnya merupakan aksesori dekoratif, bukan produk skincare. Jadi, manfaat utamanya adalah memberikan efek visual dan mempercantik tampilan makeup, bukan merawat atau memperbaiki kondisi kulit. Hal yang perlu diperhatikan justru adalah bahan ornamen dan perekat yang digunakan.

Dermatitis kontak atau peradangan pada kulit akibat kosmetik dapat terjadi pada sebagian orang, dan area wajah termasuk area yang sering mengalami reaksi karena banyaknya produk kosmetik yang digunakan. Bahkan terdapat laporan medis mengenai dermatitis alergi akibat lem glitter yang digunakan sebagai makeup.

Karena itu:

  • Pilih produk yang ditujukan untuk penggunaan pada kulit.
  • Jangan menggunakan lem kerajinan atau lem yang bukan untuk kulit.
  • Perhatikan daftar bahan dan petunjuk penggunaan.
  • Hindari penggunaan pada kulit yang sedang iritasi atau terluka.
  • Jika muncul rasa terbakar, gatal, kemerahan, atau iritasi, segera lepaskan dan hentikan penggunaannya.

FDA juga menyarankan agar produk kosmetik tidak digunakan di sekitar mata kecuali memang ditujukan untuk area tersebut. Produk dan bahan pewarna yang aman untuk bagian tubuh tertentu belum tentu aman digunakan di area mata. FDA juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan kosmetik dan alat aplikator karena kontaminasi dapat meningkatkan risiko infeksi pada area mata.

Kesimpulan

Manik-manik wajah menjadi salah satu cara sederhana untuk bereksperimen dengan makeup. Dengan hanya beberapa kristal kecil, tampilan makeup yang sederhana dapat berubah menjadi lebih berkarakter.

Tren ini juga menunjukkan bahwa makeup tidak selalu harus mengikuti aturan tertentu. Face gems dapat digunakan secara minimalis maupun maksimalis, tergantung acara, outfit, dan gaya pribadi.

Namun, jangan lupa bahwa keamanan tetap menjadi prioritas. Pilih ornamen dan perekat yang memang ditujukan untuk kulit, terutama jika digunakan di sekitar mata. Makeup yang kreatif akan semakin menyenangkan jika digunakan dengan cara yang aman dan tepat.

Sumber:

  1. https://www.fda.gov/cosmetics/cosmetic-products/eye-cosmetic-safety
  2. https://www.cosmopolitan.in/beauty/features/story/the-face-gem-makeup-era-is-here-and-were-obsessed-1204548-2025-05-03
  3. https://www.lemon8-app.com/experience/manik-manik-wajah

Lipstik Bisa Dijadikan Blush On? Ini Cara Menggunakannya Agar Hasilnya Natural

Lipstik bisa jadi blush on ternyata bukan sekadar trik makeup. Dalam kondisi tertentu, lipstik dapat digunakan sebagai perona pipi untuk memberikan warna pada wajah. Cara ini juga praktis bagi kamu yang ingin membawa lebih sedikit produk makeup saat bepergian.

Teknik ini biasanya paling mudah dilakukan menggunakan lipstik dengan tekstur creamy atau satin, karena lebih mudah dibaurkan dibandingkan lipstik yang sangat matte dan kering. Warna lipstik seperti pink, peach, coral, rose, atau merah dapat memberikan efek berbeda pada wajah.

Cara Menggunakan Lipstik sebagai Blush

1. Pilih warna yang sesuai

Pilih warna lipstik yang mendekati warna blush yang biasanya kamu gunakan. Untuk tampilan sehari-hari, warna peach, coral, soft pink, dan rose dapat menjadi pilihan. Jika menggunakan warna merah atau warna yang sangat pekat, gunakan sedikit produk terlebih dahulu karena pigmentasinya bisa cukup kuat.

2. Aplikasikan sedikit demi sedikit

Jangan langsung mengoleskan lipstik dalam jumlah banyak ke pipi. Ambil sedikit produk menggunakan ujung jari atau aplikasikan tipis pada area pipi. Cara ini membuat intensitas warna lebih mudah dikontrol.

3. Baurkan dengan jari atau sponge

Setelah mengaplikasikan lipstik, segera baurkan menggunakan jari, makeup sponge, atau brush yang bersih. Tepuk-tepuk perlahan sampai warnanya menyatu dengan makeup dan kulit. Hindari menggosok terlalu keras agar base makeup di bawahnya tidak ikut terangkat.

4. Tambahkan secara bertahap

Jika warnanya masih kurang terlihat, tambahkan sedikit lagi dan baurkan kembali. Teknik buildable seperti ini biasanya menghasilkan warna yang lebih natural daripada langsung menggunakan banyak produk.

5. Sesuaikan dengan makeup wajah

Jika menggunakan lipstik sebagai blush, warna pipi sebaiknya tetap selaras dengan warna bibir dan makeup secara keseluruhan. Menggunakan warna yang senada dapat membuat tampilan terlihat lebih harmonis.

Apakah Semua Lipstik Aman untuk Dijadikan Blush?

Belum tentu. Tidak semua lipstik ideal digunakan sebagai blush. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar hasilnya tetap cantik dan nyaman di kulit.

Lipstik pada dasarnya diformulasikan untuk area bibir, sementara blush diformulasikan untuk kulit wajah. FDA menjelaskan bahwa kosmetik harus aman berdasarkan penggunaan yang dimaksudkan atau penggunaan yang lazim. Selain itu, penggunaan bahan pewarna dalam kosmetik memiliki ketentuan berdasarkan area pemakaian.

Karena itu, sebelum menggunakan lipstik sebagai blush, periksa label dan petunjuk penggunaan produk. Hindari menggunakan produk jika labelnya memberikan peringatan atau pembatasan yang tidak sesuai dengan penggunaan pada wajah.

Jika setelah menggunakan produk muncul kemerahan, rasa terbakar, ruam, atau reaksi yang tidak biasa, hentikan pemakaian. FDA menyarankan untuk menghentikan penggunaan kosmetik apabila terjadi reaksi yang tidak diharapkan.

Kesimpulan

Lipstik bisa jadi blush, terutama jika menggunakan produk dengan tekstur yang mudah dibaurkan. Trik ini dapat membantu menciptakan warna pipi yang senada dengan warna bibir sekaligus membuat rutinitas makeup lebih praktis.

Kuncinya adalah menggunakan produk secukupnya, membaurkannya dengan baik, serta memperhatikan petunjuk dan keamanan produk. Jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan tangan dan alat makeup serta menghentikan penggunaan apabila muncul reaksi kulit yang tidak diinginkan.

Sumber:

  1. https://www.fda.gov/cosmetics/resources-consumers-cosmetics/using-cosmetics-safely
  2. https://www.alodokter.com/komunitas/topic/lipstik-wardah-pengganti-blosh-on
  3. https://editorial.femaledaily.com/blog/2020/02/24/amankah-memakai-lipstik-sebagai-cream-blush

Ternyata Cushion Bisa Dipakai Jadi Concealer, Ini Penjelasannya

Bagi pecinta makeup praktis, pertanyaan “apakah cushion bisa dipakai sebagai concealer?” sering muncul. Jawabannya adalah bisa, tetapi dengan beberapa catatan. Cushion memang dirancang sebagai base makeup untuk meratakan warna kulit secara keseluruhan, namun pada kondisi tertentu cushion juga dapat digunakan untuk menyamarkan noda ringan, bekas jerawat, atau lingkar hitam di bawah mata.

Apa Perbedaan Cushion dan Concealer?

Sebelum membahas lebih jauh, penting untuk mengetahui fungsi utama kedua produk ini.

Cushion adalah foundation cair yang dikemas dalam compact dengan spons khusus. Produk ini umumnya memiliki coverage ringan hingga medium dan memberikan hasil akhir natural atau glowing.

Concealer memiliki tekstur lebih kental dan pigmen yang lebih tinggi sehingga lebih efektif untuk menutupi area tertentu seperti bekas jerawat, flek hitam, & dark circle di bawah mata.

Karena perbedaan tersebut, concealer tetap menjadi pilihan utama untuk menutupi noda yang cukup jelas. Namun, cushion bisa menjadi alternatif praktis untuk penggunaan sehari-hari.

Kapan Cushion Bisa Dipakai Sebagai Concealer?

1. Memiliki Coverage Medium hingga Full

Beberapa cushion modern menawarkan coverage yang cukup tinggi sehingga mampu menyamarkan noda ringan tanpa perlu tambahan concealer.

2. Noda Wajah Tidak Terlalu Gelap

Untuk bekas jerawat tipis, kemerahan ringan, atau warna kulit yang tidak merata, cushion biasanya sudah cukup.

3. Ingin Tampilan Natural

Menggunakan satu produk saja membuat hasil makeup terlihat lebih ringan dan tidak terlalu tebal.

Cara Menggunakan Cushion Sebagai Concealer

Agar hasilnya maksimal, ikuti langkah berikut:

  1. Aplikasikan cushion tipis ke seluruh wajah.
  2. Ambil sedikit cushion tambahan menggunakan puff atau kuas kecil.
  3. Tepuk perlahan pada area yang membutuhkan coverage ekstra, seperti bekas jerawat atau bawah mata.
  4. Ulangi secara bertahap hingga noda tersamarkan.

Teknik layering tipis lebih disarankan dibanding mengambil produk terlalu banyak sekaligus agar hasilnya tidak cakey.

Kelebihan

  • Praktis, cukup menggunakan satu produk.
  • Cocok untuk touch-up saat bepergian.
  • Hasil makeup lebih natural.
  • Menghemat waktu makeup sehari-hari.

Kekurangannya

  • Coverage tidak setinggi concealer khusus.
  • Kurang efektif untuk noda gelap atau bekas jerawat yang sangat jelas.
  • Pada area bawah mata, beberapa cushion dapat lebih mudah creasing dibanding concealer.

Kesimpulan

Cushion memang bisa dipakai sebagai concealer, terutama untuk kebutuhan makeup sehari-hari dengan hasil yang natural dan praktis. Jika noda wajah ringan, cushion dengan coverage medium hingga full sudah cukup membantu menyamarkannya. Namun, untuk bekas jerawat yang pekat, flek hitam, atau dark circle yang jelas, penggunaan concealer tetap memberikan hasil yang lebih optimal.

Jadi, jika ingin makeup cepat dan ringan, tidak ada salahnya memanfaatkan cushion sebagai produk multifungsi!

Sumber:

  1. https://mashmoshem.co.id/perbedaan-cushion-dan-concealer/
  2. https://www.tiktok.com/@kailaofficial.id/video/7539145642074017032
  3. https://www.tiktok.com/@goute.id/video/7411494053352672517

Ketahui Angka SPF & Tipe PA Pada Sunscreen

Sunscreen merupakan salah satu produk penting untuk membantu melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet (UV). Namun, ketika memilih sunscreen, sering menemukan berbagai angka dan simbol seperti SPF 30, SPF 50, SPF 50+, serta PA+, PA++, PA+++, hingga PA++++.

Lalu, apa sebenarnya arti angka SPF dan tanda PA tersebut? Apakah SPF 50 dua kali lebih kuat daripada SPF 25? Dan apakah PA++++ selalu berarti sunscreen terbaik?

Memahami perbedaan SPF dan PA akan membantu dalam memilih sunscreen sesuai kebutuhan kulit dan aktivitas sehari-hari.

Apa Itu SPF?

SPF (Sun Protection Factor) adalah ukuran yang terutama menunjukkan kemampuan sunscreen dalam memberikan perlindungan terhadap UVB, yaitu jenis sinar ultraviolet yang terutama berperan dalam menyebabkan kulit terbakar atau sunburn.

Semakin tinggi angka SPF, semakin besar perlindungan terhadap UVB. Namun, SPF bukan berarti berapa lama seseorang dapat berada di bawah sinar matahari tanpa terbakar.

Sebagai contoh, SPF 30 bukan berarti kulit dapat berada di bawah matahari 30 kali lebih lama tanpa risiko terbakar. Besarnya paparan UV dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti intensitas matahari, lokasi, waktu, aktivitas, dan jumlah sunscreen yang digunakan.

Perbandingan SPF

Secara umum, semakin tinggi SPF, semakin banyak radiasi UVB yang disaring. Sebagai gambaran:

SPFPerkiraan UVB yang difilter
SPF 15sekitar 93%
SPF 30sekitar 97%
SPF 50sekitar 98%
SPF 50+perlindungan UVB sangat tinggi
Tabel SPF

Angka tersebut menunjukkan bahwa peningkatan SPF tidak berarti peningkatan perlindungan secara linear. Misalnya, SPF 30 tidak berarti melindungi dua kali lebih baik daripada SPF 15.

Karena itu, American Academy of Dermatology (AAD) merekomendasikan sunscreen dengan SPF 30 atau lebih tinggi, terutama jika digunakan untuk aktivitas di luar ruangan.

Lalu, Apa Arti PA?

Jika SPF terutama berkaitan dengan UVB, maka PA (Protection Grade of UVA) digunakan untuk menunjukkan tingkat perlindungan terhadap UVA.

UVA dapat berkontribusi terhadap penuaan dini kulit, perubahan pigmentasi, dan kerusakan kulit akibat paparan sinar UV dalam jangka panjang. Karena itu, perlindungan terhadap UVA juga penting, bukan hanya perlindungan terhadap UVB.

Sistem PA dikembangkan di Jepang dan menggunakan pengujian yang berkaitan dengan respons pigmentasi kulit akibat UVA. Saat ini, label PA umumnya ditampilkan dalam empat tingkatan: PA+, PA++, PA+++ dan PA++++.

Mengenal Tipe PA pada Sunscreen

Berikut arti tanda plus pada PA:

Tipe PATingkat perlindungan UVAKeterangan sederhana
PA+Ada perlindunganPerlindungan UVA dasar
PA++Cukup/sedangPerlindungan UVA lebih baik
PA+++TinggiPerlindungan UVA tinggi
PA++++Sangat tinggiTingkat perlindungan UVA tertinggi dalam sistem PA
Tabel PA

Jadi, semakin banyak tanda “+” pada PA, semakin tinggi tingkat perlindungan terhadap UVA.

Dalam sistem pengujian yang menjadi dasar PA, tingkat tersebut berkaitan dengan nilai perlindungan UVA (UVA protection factor). Literatur ilmiah mengenai sistem PA menjelaskan pembagian awal PA berdasarkan nilai perlindungan UVA, sementara standar Jepang kemudian berkembang hingga mencakup PA++++ sebagai tingkat tertinggi.

SPF & PA: Apa Bedanya?

Cara paling mudah untuk mengingatnya adalah:

SPF = perlindungan terhadap UVB
PA = perlindungan terhadap UVA

Keduanya mengukur aspek perlindungan yang berbeda sehingga tidak dapat dianggap sebagai pengganti satu sama lain.

Cara Menggunakan Sunscreen dengan Benar

Memilih sunscreen yang tepat hanyalah langkah pertama. Penggunaannya juga sangat menentukan efektivitas perlindungan.

AAD merekomendasikan penggunaan sunscreen sebelum beraktivitas di luar ruangan dan mengaplikasikannya secara cukup pada kulit yang tidak tertutup pakaian. Sunscreen umumnya perlu diaplikasikan ulang setiap dua jam ketika berada di luar ruangan, serta segera setelah berenang atau berkeringat banyak.

Sunscreen juga sebaiknya tidak menjadi satu-satunya perlindungan. WHO menekankan bahwa sunscreen tidak dapat sepenuhnya memblokir radiasi UV sehingga perlindungan tambahan seperti mencari tempat teduh, memakai pakaian pelindung, topi, dan kacamata hitam tetap penting.


Kesimpulan

Saat memilih sunscreen, jangan hanya melihat angka SPF. Perhatikan juga PA atau indikator perlindungan UVA.

SPF terutama menunjukkan tingkat perlindungan terhadap UVB, sedangkan PA menunjukkan tingkat perlindungan terhadap UVA.

Sebagai pilihan umum untuk penggunaan sehari-hari, sunscreen dengan SPF 30 atau lebih, perlindungan UVA/UVB yang luas, dan PA tinggi seperti PA+++ atau PA++++ dapat menjadi pilihan yang praktis, terutama untuk aktivitas di luar ruangan.

Yang paling penting, sunscreen harus digunakan dalam jumlah yang cukup dan diaplikasikan ulang secara berkala. Perlindungan kulit yang baik bukan hanya soal memilih angka SPF dan PA yang tinggi, tetapi juga konsistensi dalam penggunaannya.

Sumber:

  1. https://www.fda.gov/drugs/understanding-over-counter-medicines/sunscreen-how-help-protect-your-skin-sun
  2. https://www.aad.org/public/everyday-care/sun-protection/shade-clothing-sunscreen/how-to-select-sunscreen
  3. https://www.alodokter.com/kenali-perbedaan-spf-dan-pa-dalam-tabir-surya

Rekomendasi Skincare Yang Wajib Dibutuhkan Paskibraka

Menjadi anggota Paskibraka membutuhkan latihan fisik yang disiplin, termasuk berlatih di luar ruangan dalam waktu yang cukup lama. Paparan sinar matahari, keringat, debu, panas, serta penggunaan perlengkapan dan seragam dalam waktu lama dapat membuat kulit lebih mudah terasa kusam, berminyak, kering, atau mengalami masalah seperti jerawat.

Karena itu, selain menjaga kebugaran tubuh, perawatan kulit untuk Paskibraka juga penting. Namun, rutinitas skincare tidak perlu rumit. Fokus utamanya adalah membersihkan kulit dengan lembut, menjaga kelembapan, dan memberikan perlindungan dari sinar matahari.

Skincare Pagi Sebelum Latihan Paskibraka

1. Bersihkan wajah dengan gentle cleanser

Mulailah dengan mencuci wajah menggunakan pembersih wajah yang lembut. Pilih cleanser yang sesuai dengan kondisi kulit dan hindari menggosok wajah terlalu keras. Wajah juga sebaiknya dibersihkan setelah berkeringat banyak. Untuk kulit berminyak atau mudah berjerawat, produk dengan label oil-free atau non-comedogenic dapat menjadi pilihan.

2. Gunakan moisturizer

Setelah membersihkan wajah, gunakan pelembap untuk membantu menjaga kelembapan kulit. Kulit berminyak bukan berarti tidak membutuhkan moisturizer. Justru, menjaga keseimbangan kelembapan dapat membantu kulit tetap nyaman selama menjalani aktivitas sehari-hari. Pilih tekstur moisturizer sesuai kondisi kulit. Gel atau lotion ringan biasanya terasa lebih nyaman bagi kulit yang mudah berminyak, sementara kulit kering dapat membutuhkan pelembap dengan tekstur yang lebih kaya.

3. Jangan lupa sunscreen

Sunscreen adalah salah satu produk skincare terpenting untuk Paskibraka, terutama karena banyak aktivitas dilakukan di luar ruangan. Pilih sunscreen dengan perlindungan broad-spectrum, SPF 30 atau lebih tinggi, dan water resistant. Sunscreen sebaiknya diaplikasikan sebelum beraktivitas di luar ruangan. Karena Paskibraka dapat berkeringat selama latihan, pilih sunscreen yang nyaman digunakan untuk aktivitas outdoor dan memiliki ketahanan terhadap air atau keringat.

Kesimpulan

Menjaga kulit selama menjadi Paskibraka tidak harus menggunakan banyak produk. Rutinitas yang sederhana dan konsisten justru dapat lebih mudah diterapkan di tengah jadwal latihan yang padat. Prioritaskan membersihkan wajah dengan lembut, menjaga kelembapan kulit, menggunakan sunscreen SPF 30 atau lebih tinggi dengan perlindungan broad-spectrum, serta membersihkan kulit setelah berkeringat. Dengan perawatan yang tepat, kulit dapat tetap terasa bersih, nyaman, dan terlindungi selama menjalani rangkaian latihan maupun kegiatan Paskibraka.

Sumber:

  1. https://www.aad.org/public/everyday-care/sun-protection/shade-clothing-sunscreen/practice-safe-sun
  2. https://wolipop.detik.com/makeup-and-skincare/d-7496797/perawatan-kulit-intens-paskibraka-sebelum-upacara-hut-ke-79-ri
  3. https://www.halodoc.com/artikel/bingung-pilih-skincare-ini-basic-skincare-yang-perlu-dimiliki-dan-urutannya

Tips Mudah Membuat Eyeliner Di Mata Untuk Pemula

Eyeliner merupakan salah satu produk makeup yang dapat membuat tampilan mata terlihat lebih tegas, rapi, dan ekspresif. Namun, bagi pemula, membuat garis eyeliner yang sama pada kedua mata sering kali terasa sulit. Tangan yang kurang stabil, garis yang terlalu tebal, atau bentuk wing yang tidak simetris adalah beberapa masalah yang umum terjadi.

Kabar baiknya, membuat eyeliner tidak harus rumit. Dengan memilih jenis eyeliner yang tepat dan menggunakan teknik sederhana, siapa pun bisa belajar membuat garis mata yang rapi.

1. Pilih Jenis Eyeliner yang Sesuai

Sebelum mulai, pilih eyeliner yang nyaman digunakan. Secara umum, ada tiga jenis eyeliner yang populer:

  • Eyeliner pensil: cocok untuk pemula karena lebih mudah dikontrol dan memberikan hasil yang lembut.
  • Eyeliner spidol/pen: memiliki ujung yang presisi sehingga cukup mudah digunakan untuk membuat garis tipis maupun wing.
  • Eyeliner cair: menghasilkan garis yang lebih tajam dan intens, tetapi biasanya membutuhkan tangan yang lebih stabil.

Jika baru belajar, eyeliner pensil atau spidol bisa menjadi pilihan yang praktis.

2. Bersihkan & Persiapkan Area Mata

Pastikan area kelopak mata bersih dan tidak terlalu berminyak. Kelopak mata yang bersih dapat membantu eyeliner menempel dengan lebih baik.

Sebelum menggunakan makeup mata, jangan lupa mencuci tangan. FDA juga menyarankan agar alat yang digunakan di sekitar mata tetap bersih untuk membantu mengurangi risiko iritasi maupun infeksi.

3. Posisikan Tangan agar Lebih Stabil

Salah satu kunci membuat eyeliner rapi adalah menjaga tangan tetap stabil.

Duduk di depan cermin dan letakkan siku di atas meja sebagai penyangga. Cara ini membantu mengurangi gerakan tangan saat menarik garis. Jika tidak ada meja, jari kelingking dapat digunakan sebagai penopang ringan pada pipi.

Hindari menarik kelopak mata terlalu kuat karena bentuk garis bisa berubah ketika kulit kembali ke posisi semula.

4. Buat Garis Sedikit demi Sedikit

Jangan langsung mencoba membuat satu garis panjang dari sudut dalam hingga sudut luar mata.

Untuk pemula, lebih mudah membuat garis-garis pendek mengikuti garis bulu mata. Mulailah dari bagian tengah atau sudut luar mata, kemudian sambungkan perlahan ke arah sudut dalam.

Teknik membuat garis secara bertahap juga membantu mengontrol ketebalan eyeliner dan mengurangi risiko garis menjadi terlalu tebal.

5. Buat Wing dengan Cara Sederhana

Jika ingin mendapatkan tampilan winged eyeliner, tidak perlu langsung membuat bentuk sayap yang besar.

Caranya:

  1. Tentukan titik ujung wing di sudut luar mata.
  2. Tarik garis pendek dari sudut luar menuju arah ujung alis.
  3. Dari ujung garis tersebut, tarik kembali ke garis bulu mata.
  4. Isi bagian yang kosong secara perlahan.
  5. Periksa kedua mata dan lakukan penyesuaian seperlunya.

Untuk hasil yang natural, buat wing tipis dan pendek terlebih dahulu. Setelah terbiasa, bentuknya bisa dibuat lebih panjang atau lebih dramatis.

6. Jangan Takut Jika Garis Belum Sempurna

Tidak perlu menghapus seluruh makeup jika eyeliner sedikit berantakan. Gunakan cotton bud yang dibasahi sedikit micellar water atau makeup remover untuk membersihkan bagian yang keluar dari garis.

Yang terpenting, jangan terlalu fokus membuat kedua mata benar-benar identik. Tujuannya adalah membuat keduanya terlihat seimbang dan harmonis.

7. Beri Waktu Eyeliner untuk Mengering

Jika menggunakan eyeliner cair, tunggu beberapa saat hingga produk benar-benar kering sebelum sering membuka-menutup mata atau melanjutkan makeup.

Eyeliner cair membutuhkan waktu untuk mengering, sehingga langkah ini dapat membantu mencegah garis berpindah atau meninggalkan noda pada kelopak mata.

Tips Eyeliner agar Lebih Rapi

Beberapa kebiasaan sederhana dapat membuat proses memakai eyeliner menjadi lebih mudah:

  • Mulai dengan garis tipis, lalu tambahkan ketebalan jika diperlukan.
  • Gunakan cermin yang diletakkan pada posisi nyaman dan pencahayaan yang cukup.
  • Jangan terburu-buru menarik garis.
  • Bandingkan bentuk kedua mata secara berkala.
  • Latihan secara rutin akan membuat tangan semakin terbiasa.
  • Untuk tampilan sehari-hari, gunakan warna cokelat atau hitam tipis untuk hasil yang lebih natural.

Kesimpulan

Membuat eyeliner sebenarnya tidak harus sulit. Pilih produk yang mudah dikontrol, stabilkan tangan, buat garis sedikit demi sedikit, lalu rapikan jika diperlukan. Bagi pemula, jangan langsung mengejar wing yang sempurna—mulailah dari garis tipis dan natural.

Dengan latihan, membuat eyeliner akan menjadi bagian makeup yang semakin mudah dan cepat dilakukan.

Sumber:

  1. https://www.makeup.com/product-and-reviews/eyeliner/eyeliner-tips-for-beginners
  2. https://www.zalora.co.id/blog/kecantikan/beauty-tutorial/tutorial-eyeliner-paling-gampang-pemula-pasti-bisa/
  3. https://www.maybelline.co.id/makeup-tips/eye-makeup-tutorial/eyeliner-makeup-tutorial/mudah-dapatkan-hasil-yang-rapih-dengan-tips-cara-memakai-eyeliner-untuk-pemula

Macam-Macam Jenis Lipstik & Perbedaannya, Mana yang Cocok untuk Kamu?

Lipstik merupakan salah satu produk makeup yang dapat memberikan warna sekaligus membantu membuat tampilan bibir terlihat lebih segar dan on point. Seiring perkembangan industri kecantikan, lipstik kini hadir dalam berbagai jenis, tekstur, hasil akhir (finish) yang beragam.

Mulai dari lipstik matte yang tahan lama hingga lip gloss dengan efek berkilau, setiap jenis memiliki karakteristik dan keunggulannya masing-masing. Karena itu, penting untuk mengetahui perbedaannya agar bisa memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan dan tampilan makeup yang diinginkan.

1. Lipstik Matte

Lipstik matte memiliki hasil akhir yang minim kilau atau bahkan terlihat benar-benar tanpa kilau. Jenis ini populer karena dapat memberikan tampilan bibir yang tegas dan warna yang biasanya terlihat lebih intens. Lipstik matte umumnya cocok untuk kamu yang menyukai makeup dengan tampilan elegan, bold, dan rapi. Namun, karena hasil akhirnya cenderung tidak memberikan efek glossy, beberapa formula matte dapat terasa lebih kering pada bibir.

Cocok untuk:

  • Makeup formal
  • Acara pesta
  • Tampilan bold
  • Kamu yang menyukai warna lipstik intens

2. Lipstik Creamy

Lipstik creamy memiliki tekstur yang lebih lembut dan mudah diaplikasikan. Formula seperti ini biasanya memberikan sensasi lebih nyaman dibandingkan formula matte yang sangat kering. Hasil akhirnya dapat terlihat lembap, smooth, dan sedikit berkilau, sehingga cocok untuk penggunaan sehari-hari.

Cocok untuk:

  • Makeup sehari-hari
  • Pemula
  • Bibir yang mudah terasa kering
  • Tampilan natural

3. Lipstik Satin

Lipstik satin berada di antara matte dan glossy. Hasil akhirnya memberikan warna yang cukup intens tetapi tetap memiliki sedikit kilau sehingga bibir terlihat lebih halus dan berdimensi. Jenis ini dapat menjadi pilihan bagi kamu yang ingin mendapatkan tampilan elegan tanpa efek matte yang terlalu kering ataupun kilau yang terlalu kuat.

Cocok untuk:

  • Makeup natural
  • Office look
  • Acara semi-formal
  • Tampilan elegan

4. Lipstik Glossy

Lipstik glossy memberikan efek mengkilap dan membuat bibir terlihat lebih juicy. Hasil akhir seperti ini dapat memberikan kesan bibir yang lebih segar dan berdimensi. Glossy lipstick cocok digunakan untuk makeup natural maupun sebagai tambahan pada lipstik dengan hasil akhir matte.

Cocok untuk:

  • Korean makeup look
  • Natural makeup
  • Tampilan fresh
  • Kamu yang menyukai efek bibir berkilau

5. Liquid Lipstick

Berbeda dengan lipstik berbentuk batang, liquid lipstick memiliki tekstur cair dan biasanya diaplikasikan menggunakan aplikator. Liquid lipstick tersedia dalam berbagai finish, termasuk matte, satin, hingga glossy. Salah satu keunggulannya adalah aplikasi yang dapat lebih presisi karena biasanya menggunakan aplikator berbentuk doe-foot atau sejenisnya. Beberapa formula liquid lipstick juga dirancang agar memiliki daya tahan warna yang tinggi.

Cocok untuk:

  • Makeup dengan warna intens
  • Acara panjang
  • Tampilan bibir yang lebih defined
  • Pengguna yang menyukai aplikasi presisi

6. Lip Tint

Lip tint memiliki karakteristik yang berbeda dari lipstik konvensional. Produk ini dirancang untuk memberikan warna yang lebih menyatu dengan bibir, sehingga hasilnya sering terlihat lebih natural. Lip tint biasanya memiliki tekstur cair atau gel dan dapat menghasilkan efek seperti stained lips. Lip tint juga sering digunakan dengan teknik gradient lips, yaitu warna lebih pekat di bagian dalam bibir dan lebih tipis ke arah luar.

Cocok untuk:

  • Makeup natural
  • No-makeup makeup look
  • Remaja
  • Korean makeup look

7. Lip Gloss

Lip gloss merupakan produk bibir yang mengutamakan efek kilau. Warnanya bisa transparan, sheer, maupun memiliki pigmentasi tertentu. Lip gloss dapat digunakan sendiri atau diaplikasikan di atas lipstik untuk memberikan efek glossy.

Cocok untuk:

  • Membuat bibir terlihat lebih fresh
  • Menambahkan efek kilau pada lipstik
  • Makeup natural
  • Tampilan bibir yang lebih juicy

8. Lip Cream

Lip cream memiliki tekstur lembut seperti krim dan umumnya hadir dalam kemasan tube dengan aplikator. Jenis ini dapat memberikan pigmentasi yang cukup tinggi dengan aplikasi yang mudah. Lip cream tersedia dalam berbagai hasil akhir, terutama matte dan velvet.

Cocok untuk:

  • Penggunaan sehari-hari
  • Makeup natural hingga bold
  • Pengguna yang menyukai tekstur creamy
  • Aplikasi warna yang merata

9. Lip Balm Berwarna

Bagi kamu yang menginginkan warna bibir sekaligus sensasi melembapkan, tinted lip balm bisa menjadi pilihan. Dibandingkan lipstik dengan pigmentasi tinggi, tinted lip balm biasanya memberikan warna yang lebih tipis dan natural. Produk ini cocok untuk digunakan ketika ingin tampil sederhana tanpa menggunakan makeup bibir yang terlalu berat.

Cocok untuk:

  • Aktivitas sehari-hari
  • Makeup natural
  • Tampilan minimalis
  • Bibir yang membutuhkan kenyamanan dan kelembapan

10. Lip Liner

Walaupun bukan lipstik, lip liner termasuk produk penting dalam makeup bibir. Produk ini digunakan untuk membentuk dan mempertegas garis bibir sebelum menggunakan lipstik. Lip liner juga dapat membantu membuat aplikasi warna bibir terlihat lebih rapi. Beberapa orang menggunakannya untuk membuat ilusi bentuk bibir yang lebih terdefinisi.


Kesimpulan

Ada banyak jenis produk bibir yang dapat dipilih, mulai dari lipstik matte, creamy, satin, glossy, liquid lipstick, lip tint, lip cream, hingga tinted lip balm. Masing-masing memiliki tekstur, pigmentasi, finish, dan karakter yang berbeda.

Tidak ada satu jenis lipstik yang harus digunakan untuk semua kesempatan. Pilihan terbaik bergantung pada gaya makeup, kenyamanan, kebutuhan, dan hasil akhir yang diinginkan.

Dengan memahami perbedaan setiap jenis lipstik, kamu bisa lebih mudah menentukan produk yang sesuai untuk daily makeup, acara formal, makeup natural, maupun tampilan bold.

Sumber:

  1. https://www.buttonscarves.com/id/blogs/lifestyle/jenis-jenis-lipstik
  2. https://www.beautyhaul.com/blog/8-jenis-lipstik-yang-berikan-kesan-berbeda-pada-bibirmu
  3. https://www.fda.gov/cosmetics/cosmetic-products/

Bingung Cari Toko Kosmetik Terdekat Di Sekitar Denpasar, Coba Mampir Kesini.

Mencari toko kosmetik terdekat dengan pilihan produk yang lengkap, harga terjangkau, dan kualitas terjamin tentu menjadi keinginan banyak orang. Bagi Anda yang berada di Bali terutama di area denpasar, WS Cosmetics Bali bisa menjadi salah satu destinasi terbaik untuk memenuhi kebutuhan skincare, makeup, body care, hingga perlengkapan kecantikan lainnya buat kamu.

WS Cosmetics Bali, Solusi Belanja Kosmetik yang Praktis

WS Cosmetics Bali merupakan toko kosmetik yang menyediakan berbagai produk kecantikan dari brand lokal maupun internasional. Toko ini melayani pembelian secara retail maupun grosir, sehingga cocok untuk penggunaan pribadi maupun kebutuhan usaha.

Dengan komitmen menghadirkan produk asli dan berkualitas, WS Cosmetics Bali menawarkan berbagai pilihan skincare dan kosmetik yang telah memiliki izin edar resmi serta berasal dari merek-merek terpercaya.

Di WS Cosmetics Bali, pelanggan dapat menemukan berbagai kategori produk, antara lain:

  • Skincare untuk perawatan wajah.
  • Makeup seperti foundation, cushion, lip cream, mascara, dan bedak.
  • Body care untuk perawatan tubuh.
  • Hair care dan produk perawatan rambut.
  • Makeup tools dan aksesoris kecantikan.
  • Produk dari berbagai brand populer yang banyak digunakan masyarakat Indonesia.

Pilihan produk yang beragam memudahkan pelanggan untuk mendapatkan kebutuhan kecantikan dalam satu tempat.

Foto bagian dalam toko WS Cometics
Foto bagian dalam toko WS Cometics

Mengapa Memilih WS Cosmetics Bali?

Beberapa alasan mengapa banyak pelanggan memilih WS Cosmetics Bali antara lain:

1. Produk Original

WS Cosmetics Bali menyediakan produk yang diklaim original dan berasal dari distributor resmi, sehingga pelanggan dapat berbelanja dengan lebih nyaman.

2. Pilihan Produk Lengkap

Mulai dari skincare harian, makeup, hingga perlengkapan kecantikan tersedia dalam berbagai merek dan kategori. Bahkan disini juga menjual produk skincare maupun kosmetik yang kandungan dan bahan-bahannya alami.

3. Melayani Retail dan Grosir

Selain pembelian satuan, WS Cosmetics Bali juga melayani pembelian dalam jumlah besar untuk reseller maupun pelaku usaha kecantikan. Bahkan para dropshipper kosmetik juga bisa.

4. Harga Kompetitif

Berbagai promo dan penawaran menarik sering tersedia sehingga pelanggan dapat memperoleh produk dengan harga yang lebih hemat.

Lokasi yang Mudah Dijangkau

Bagi Anda yang sedang mencari toko kosmetik terdekat di Bali, WS Cosmetics Bali berlokasi di:

Jl. Pulau Saelus No. 59, Pedungan, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali.

Lokasi ini cukup strategis dan mudah diakses oleh masyarakat sekitar maupun wisatawan yang sedang berada di kawasan Denpasar.

Cocok untuk Kebutuhan Pribadi dan Bisnis

Tidak hanya melayani konsumen individu, WS Cosmetics Bali juga menjadi pilihan bagi reseller, agen, maupun pelaku bisnis yang ingin mendapatkan produk kecantikan dengan harga grosir. Dengan stok yang beragam dan layanan yang mendukung pembelian dalam jumlah besar, toko ini dapat menjadi mitra untuk mengembangkan usaha di bidang kosmetik dan skincare.

Foto pegawai sedang menyiapkan pesanan grosir
Foto pegawai sedang menyiapkan pesanan grosir

Kesimpulan

Apabila Anda sedang mencari toko kosmetik terdekat di Bali dengan koleksi produk yang lengkap, harga bersaing, dan melayani pembelian retail maupun grosir, WS Cosmetics Bali dapat menjadi salah satu pilihan yang layak dipertimbangkan. Dengan berbagai produk kecantikan dari brand terpercaya dan lokasi yang mudah dijangkau di Denpasar Selatan, pelanggan dapat memenuhi kebutuhan skincare dan kosmetik dengan lebih praktis dan nyaman.

Sumber:

  1. https://bali.idntimes.com/news/bali/toko-kosmetik-di-denpasar-c1c2-01-8hpcx-m1154y
  2. https://binusan.com/toko-skincare-di-denpasar-yang-terlengkap/
  3. https://www.hariantrust.com/nasional/8327/7-toko-kosmetik-dan-skincare-bali-rekomended-terlengkap-dan-termurah/

Ada Produk Sunscreen Yang Bisa Jadi Body Lotion

Selama ini, penggunaan body lotion dan sunscreen sering dianggap sebagai dua langkah skincare yang berbeda. Body lotion berfungsi membantu menjaga kelembapan kulit, sedangkan sunscreen berfungsi melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet (UV).

Namun, saat ini sudah banyak produk body lotion yang dilengkapi dengan SPF, sehingga dapat memberikan manfaat pelembap sekaligus perlindungan dari sinar matahari. Lalu, apakah sunscreen sekaligus body lotion benar-benar bisa menggantikan penggunaan dua produk secara terpisah?

Apa Itu Sunscreen Sekaligus Body Lotion ?

Sunscreen sekaligus body lotion adalah produk perawatan tubuh yang menggabungkan fungsi pelembap (moisturizer) dan tabir surya (sunscreen) dalam satu formula.

Body lotion membantu menjaga kelembapan kulit sehingga kulit terasa lebih lembut dan tidak mudah kering.

Sunscreen memberikan perlindungan terhadap radiasi UV yang dapat menyebabkan kulit terbakar, perubahan warna kulit, penuaan dini, dan kerusakan kulit akibat paparan matahari.

American Academy of Dermatology (AAD) menyebutkan bahwa penggunaan produk pelembap yang sekaligus mengandung sunscreen diperbolehkan, selama produk tersebut memberikan perlindungan broad-spectrum dan memiliki SPF 30 atau lebih.

Apa Manfaat Menggunakan Body Lotion dengan SPF ?

1. Melembapkan kulit tubuh

Fungsi utama body lotion adalah membantu mempertahankan kelembapan kulit. Penggunaan lotion secara rutin dapat membantu kulit terasa lebih lembut dan nyaman, terutama pada area yang mudah kering seperti tangan, siku, lutut, dan kaki.

2. Membantu melindungi kulit dari sinar UV

Paparan sinar ultraviolet yang berlebihan dapat menyebabkan berbagai dampak pada kulit. WHO menjelaskan bahwa paparan UV berlebihan berkaitan dengan kerusakan kulit dan peningkatan risiko kanker kulit.

Karena itu, menggunakan body lotion yang memiliki SPF dapat menjadi salah satu cara praktis untuk menambahkan perlindungan terhadap sinar matahari pada kulit tubuh yang tidak tertutup pakaian.

3. Membantu mencegah tanda-tanda penuaan dini

Paparan sinar UV, terutama UVA, dapat berkontribusi terhadap proses photoaging atau penuaan kulit akibat sinar matahari. UVA dapat menembus lebih dalam ke kulit dan berperan terhadap perubahan elastisitas serta munculnya tanda-tanda penuaan.

Menggunakan produk dengan perlindungan UV secara rutin dapat membantu mengurangi paparan tersebut.

4. Lebih praktis untuk rutinitas harian

Bagi orang yang tidak ingin menggunakan terlalu banyak produk, body lotion dengan SPF bisa menjadi pilihan yang praktis.

Daripada menggunakan body lotion kemudian sunscreen tubuh secara terpisah, satu produk dapat memberikan manfaat pelembap sekaligus perlindungan UV—selama digunakan dalam jumlah yang cukup dan memiliki tingkat perlindungan yang sesuai.

Apakah Body Lotion dengan SPF Sama dengan Sunscreen ?

Tidak selalu. Walaupun sebuah body lotion memiliki SPF, kemampuan perlindungannya tetap bergantung pada formulasi, nilai SPF, cakupan perlindungan, jumlah pemakaian, serta frekuensi pemakaian.

Untuk perlindungan sehari-hari, AAD merekomendasikan memilih sunscreen dengan:

  • SPF 30 atau lebih
  • Broad-spectrum, yaitu memberikan perlindungan terhadap UVA dan UVB
  • Water resistant jika akan berkeringat, berenang, atau melakukan aktivitas di luar ruangan.

Jadi, jangan hanya melihat tulisan “body lotion” atau “moisturizing”. Perhatikan juga klaim SPF dan broad-spectrum pada label produk.

Apakah Cukup Menggunakan Body Lotion SPF Sekali Sehari ?

Belum tentu. Sunscreen akan berkurang efektivitasnya seiring waktu, terutama ketika kulit berkeringat, terkena air, atau mengalami gesekan.

WHO merekomendasikan penggunaan sunscreen broad-spectrum minimal SPF 30 dan mengaplikasikannya kembali setiap dua jam, terutama setelah berkeringat, berenang, bermain, atau berolahraga di luar ruangan.

Artinya, jika menggunakan body lotion dengan SPF dan beraktivitas cukup lama di luar ruangan, jangan menganggap satu kali pemakaian sudah memberikan perlindungan sepanjang hari.

Kapan Sebaiknya Menggunakan Body Lotion SPF ?

Body lotion dengan SPF cocok digunakan untuk aktivitas sehari-hari seperti:

  • Berangkat kerja atau sekolah
  • Berkendara menggunakan motor
  • Berjalan-jalan di luar rumah
  • Berbelanja
  • Liburan
  • Jalan-jalan di pantai
  • Aktivitas outdoor lainnya

Untuk aktivitas dengan paparan matahari yang cukup tinggi, pilih produk dengan SPF 30 atau lebih, broad-spectrum, dan water resistant jika diperlukan.

Kesimpulan

Sunscreen sekaligus body lotion bisa menjadi pilihan praktis untuk perawatan kulit tubuh sehari-hari. Produk jenis ini dapat membantu menjaga kelembapan kulit sekaligus memberikan perlindungan dari paparan sinar UV.

Namun, pastikan memilih produk dengan SPF 30 atau lebih dan broad-spectrum. Jika akan melakukan aktivitas outdoor dalam waktu lama, terutama ketika berkeringat atau berenang, pilih produk yang water resistant dan jangan lupa melakukan reapply secara berkala. Dengan begitu, rutinitas body care tidak hanya membuat kulit terasa lebih lembap, tetapi juga membantu memberikan perlindungan tambahan dari paparan sinar UV setiap hari.

Sumber:

  1. https://www.aad.org/public/everyday-care/sun-protection/shade-clothing-sunscreen/how-to-select-sunscreen
  2. https://www.who.int/health-topics/ultraviolet-radiation
  3. https://www.fda.gov/consumers/consumer-updates/tips-stay-safe-sun-sunscreen-sunglasses
Translate »
Hubungi Kami
Scroll to Top